
Ekstrakurikuler PMR: Melatih Kepedulian dan Kesiapsiagaan Remaja
Palang Merah Remaja (PMR) adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada pelatihan dasar pertolongan pertama, pelayanan kesehatan, serta pengembangan nilai-nilai kemanusiaan. PMR berada di bawah naungan Palang Merah Indonesia (PMI) dan diikuti oleh pelajar dari tingkat SMP hingga SMA.
Ekstrakurikuler PMR bertujuan membentuk generasi muda yang tanggap, terampil, peduli, dan memiliki semangat kemanusiaan tinggi. Melalui pelatihan dan kegiatan sosial, anggota PMR dilatih untuk menjadi relawan muda yang siap membantu masyarakat dalam kondisi darurat maupun dalam kegiatan kemanusiaan sehari-hari.
Beberapa manfaat mengikuti PMR antara lain:
Keterampilan pertolongan pertama: Anggota PMR belajar menangani luka ringan, pingsan, hingga evakuasi sederhana.
Disiplin dan tanggung jawab: Setiap kegiatan PMR membutuhkan ketepatan waktu, prosedur yang benar, dan tanggung jawab tim.
Kepedulian sosial: PMR aktif dalam kegiatan donor darah, bakti sosial, dan kampanye hidup sehat.
Kesiapsiagaan bencana: Anggota PMR dibekali pelatihan tanggap bencana yang sangat penting di negara rawan bencana seperti Indonesia.
Kegiatan rutin PMR di sekolah meliputi:
Latihan pertolongan pertama
Edukasi tentang kesehatan dan kebersihan
Bakti sosial ke panti asuhan atau daerah terdampak bencana
Simulasi evakuasi bencana
Pendampingan dalam kegiatan sekolah, seperti penjagaan saat upacara atau lomba olahraga
PMR juga kerap mengikuti kegiatan tingkat regional atau nasional seperti Jumbara (Jumpa Bakti Gembira), yang mempertemukan anggota PMR dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan.
Ekstrakurikuler PMR memberikan ruang bagi siswa untuk belajar keterampilan hidup yang nyata sekaligus menanamkan semangat kemanusiaan. Dengan menjadi bagian dari PMR, pelajar tidak hanya tumbuh sebagai individu yang cerdas, tetapi juga peduli, tanggap, dan siap berkontribusi dalam membantu sesama.