You are here:
Home » Wakil Kepala Sekolah

Wakil Kepala Sekolah

WAKIL KEPALA SEKOLAH SMAN 4 TASIKMALAYA

Wakasek Kurikulum : 1. Asep Trimulyana, S.Pd
2. Indra Nugraha, S.Pd.
Wakasek Kesiswaan : 1. Nandang, S.Pd.
2. Yanto, S.pd.
Wakasek Sarana : Roni Nurman, S.Pd.
Wakasek Humas : Dra. Henny Martiani

Semua kegiatan yang menyangkut kegiatan intra kurikuler/ekstrakurikuler sebagai penjabaran dari pelaksanaan kurikulum yang berlaku, sehingga sekolah menjadi pusat kebudayaan / masyarakat belajar dalam rangka menciptakan WAWASAN WIYATA MANDALA. Terutama dalam usaha meningkatkan keberhasilan proses belajar mengajar, sehingga memperoleh hasil yang optimal dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan pada umumnya keberhasilan mutu PBM ( hasil belajar Siswa ) di SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada khususnya.

Yang Diharapkan Kenyataan Pada Umumnya Tindak Lanjut
Guru mampu dan dapat menyiapkan pelajaran dengan sistematika satuan pelajaran dengan pendekatan yang kondusip untuk setiap pokok bahasan. Untuk mencapai Visi dan Missi SMA Negeri 4 Tasikmalaya Belum merata secara penuh mencoba seluruh sistim Pendekatan . Sehingga hasilnya bidang akademik masih belum memuaskan. Sedangkan pada sebagian bidang non akademik sudah mulai ada kemajuan Dibidang Akademik Perlu ditingkatkan melalui MGMP baik segi kwantitas maupun segi kwalitasnya kemampuan menyiapkan pelajaran dengan sistematika satuan pelajaran dengan suatu pendekatan yang kondusip untuk setiap pokok bahasan . Sedangkan non akademik diperlukan biaya, sarana dan latihan yang lebih ditingkatkan.
Kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana secara efisien dan efektif dan dapat mendekati hasil daya serap yang dikehendaki Sesuai kondisi yang ada kegiatan belajar mengajar belum sepenuhnya berjalan dengan effisien dan effektip. Untuk peningkatan Proses belajar mengajar yang efektif dan efisien perlu lebih ditingkatkan sarana/media pendidikan dan jumlah guru mata pelajaran yang memadai supaya mencapai terlaksananya secara efisien dan efektif sehingga memperoleh hasil seperti yang dikehendaki kurikulum
Hasil test formatif /ulangan blok merupakan n hasil prestasi belajar pada akhir semester dan berfungsi sebagai bahan untuk mengadakan perbaikan hasil belajar mengajar. Dengan Kurikulum 2004 Pengolahan hasil test baik formatip/ulangan Blok maupun ulangan harian lebih diperhatikan lebih khusus tiap kompetensi dasar tetapi belum sepenuhnya berjalan sebagai mana mestinya Melaksanakan pengadministrasian pengolahan hasil test, sehingga dapat bermanfaat untuk melaksanakan tindak lanjut berikutnya
Peranan Wali Kelas menunjang keberhasilan proses belajar mengajar di kelas yang (sebagai administrator pendidikan di kelas). Wali Kelas belum berpera secaran maksimal Wali kelas dituntut untuk melaksanakan tugas kewalikelasannya agar keberhasilan belajar siswa dapat tercapai.
Bimbingan dan penyuluhan berperan dalam rangka keberhasilan proses belajar-mengajar (terutama bantuan terhadap masalah kesulitan belajar). BP/BK dalam mengani siswa belum berperan secara maksimal Supaya Peran BP/BK serta bimbingan karir lebih berperan dalam menunjang keberhasilan belajar siswa serta keberhasilan masa depan siswa, maka jumlah guru BP/BK harus sesuai dengan jumlah siswa yang diasuhnya serta bekerja dengan maksimal.
Perpustakaan ikut berperan akan keberhasilan belajar siswa Perpustakaan belum berperan secara maksimal Agar Peranan Perpustakaan dapat secara langsung mendorong keberhasilan proses KBM maka sarana dan pengelolaan perpustakaan harus memadai dan menyenangkan untuk belajar siswa.
Proses belajar mengajar IPA ditunjang dengan penggunaan laboratorium IPA agar tercapai hasil sebagaimana mestinya Laboratorium belum berperan secara efektif dan efisien Perlu adanya peningkata Sarana Laboratorium IPA secara khusu mata pelajaran IPA supaya penggunaannya dapat efektif dan efisien serta diharapkan berperan akan keberhasilan proses belajar mengajar.
Laboratorium Komputer menunjang keberhasilan proses belajar siswa Sarana laboratorium komputer baik guru atau ruangan laboratorium masih belum optimal Perlu peningkatan dan pengadaan sarana ataupun guru komputer yang memadai.
Laboratorium Bahasa berperan sebagai penunjang keberhasilan belajar siswa terutama dalam berbahasa sebagai alat komunikasi Laboratorium masih dalam proses pemsangan mudah-mudahan pada semester 2 dapat berfungsi secara efektif dan efisien Penggunaan Laboratorium bahasa harus dikelola dengan efektif dan efisien agar dapat menunjang keberhasilan belajar siswa
Orang tua siswa ikut menentukan akan keberhasilan belajar siswa Orang tua siswa belum berperan secara maksimal Peranan Wali kelas/BP/BK harus dapat memberikan masukan masukan /laporan tentang kemajuan siswa pada orang tuanya sehingga sehingga terjadi komunikasi yang berkelanjutan untuk mendorong siswa ke arah keberhasilan belajar.

Wakasek Urusan Kesiswaan

Semua kegiatan yang menyangkut kegiatan extra dan ko kurikuler sebagai penjabaran dari pelaksanaan kurikulum yang berlaku yang antara lain meliputi kegiatan Administrasi Siswa, Pramuka, OSIS, PMR dan sebagainya dengan tujuan utama menciptakan lingkungan sekolah menjadi pusat kebudayaan/masyarakat belajar dalam rangka mewujudkan WAWASAN WIATA MANDALA. Kegiatannya selalu di usahakan untuk meningkatkan keberhasilan proses belajar mengajar, disiplin, menyalurkan bakat dan minat, berorganisasi yang benar, kreatifitas yang tinggi, mandiri, loyalitas yang benar, sehingga memperoleh hasil yang optimal dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan pada umumnya dan keberhasilan mutu PBM (hasil belajar Siswa) di SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada khususnya .

Yang Diharapkan Kenyataan Pada Umumnya Tindak Lanjut
Pembinaan kesiswaan organisasi serta pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan- ketentuan yang berlaku. Belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan Kegiatan siswa dilaksanakan terarah dan terpadu
Memiliki program sampai dengan pedoman operasional pembinaan kesiswaan Pada umumnya belum memiliki pedoman operasional secara terperinci Perlu ditingkatkan mengenai :a. Pedoman operasional secara terperinci sesuai dengan program dalam rangka pembinaan siswa.
b. Program OSIS lebih sempurna menckup seluruh kegiatan extra dan ko kurikuler yang dilaksanakan
Kegiatan OSIS dapat menunjang terwujudnya ketahanan sekolah Belum sepenuhnya terasa dampaknya Kegiatan OSIS dapat lebih berperan aktif untuk mewu-judkan ketahanan sekolah melaui kegiatannya.
Program bimbingan dan penyuluhan dapat berperan  sesuai dengan fungsinya. Terlaksana sebagaian dari program yang diharapkan Koordinasi Guru B&P dengan petugas / Guru yang lain lebih ditingkatkan untuk memperoleh hasil yang lebih baik.
Kelompok belajar siswa menunjang pelaksanaan pembinaan ke arah keberhasilan pendidikan siswa Pembinaan siswa dengan sistim kelompok belajar baru sebagian kecil berperan dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas tertentu 1. Meningkatkan peran Wali Kelas:a Membentuk program kegiatan kelompok belajar/siswa. Wali Kelas: Berperan sebagai penggerak kelompok belajar untuk mewujudkan ketahanan sekolah.b Pembinaan disiplin melalui indikator absen oleh Wali kelas.2. Peranan Guru B&P:a Pendataan absen dilaksanakan dengan intensif.b Sesegera mungkin menindak lanjuti data absen/ masalah yang timbul.
Pembinaan disiplin harus dilaksanakan terus menerus dan  intensif. Pembinaan disiplin siswa melalui pengadministrasian absensi, peringatan, teguran perlu lebih ditingkatkan Dilaksanakan oleh semua aparat terutama oleh semua Guru.Harus satu kata dalam tindakan untuk menegakkan disiplin
Kegiatan ekstra dan ko kurikuler dapat menampung
kegiatan siswa di luar intra kurikuler dengan tujuan pembinaan bakat, minat kearah prestasi
1.Ko dan Ekstrakurikuler pelaksanaannya ditingkatkan2.Meningkatkan peran petugas pelaksana bimbingan kegiatan ekstra kurikuler3.Melengkapi sarana penunjang untuk kegiatan ekstra dan ko kurikuler
Pembinaan siswa harus dihadapi oleh semua pihak yang terlibat proses pendidikan di sekolah Pada umumnya Guru dan Wali kelas belum berperan sepenuhnya dalam rangka pembinaan siswa secara menyeluruh dalam rangka keberhasilan proses PBM Untuk memperoleh hasil yang lebih baik harus dilaksanakan oleh semua pihak yang terlibat pendidikan di SMA Negeri 4 Tasikmalaya

Wakasek Urusan Hubungan Masyarakat

Kegiatan  yang dapat  dilaksanakan sesuai  dengan fungsi  Hubungan  Masyarakat : meliputi komunikasi dengan masyarakat pada umumnya BP3 pada khususnya, dunia usaha serta instansi-instansi yang ada kaitannya dengan sekolah baik dalam rangka penyebaran ide bahwa sekolah sebagai pusat kebudayaan / masyarakat belajar dalam rangka menciptakan WAWASAN  WIYATA  MANDALA, maupun dalam usaha meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunjang/meningkatkan mutu  pendidikan pada umumnya keberhasilan  meningkatkan mutu PBM ( hasil belajar Siswa ) di SMA Negeri 4 Tasikmalaya pada khususnya

Yang  Diharapkan Kenyataan Pada Umumnya Tindak  Lanjut
Pendidikan adalah tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah
Bantuan BP3 bisa manjangkau sampai kebutuhan penambahan sarana dan prasarana
Bantuan BP3 baru menjangkau sampai pada tahap menutupi  kekurangan biaya opersional teknis edukatif Menggali dana dari orangtua  siswa sesuai dengan pedoman dan peraturan yang ada
Mencari / menggali donatur /partisipan yang tidak mengikat
Program pendidikan harus menjadi milik masyarakat/orang tua, agar partisipasi aktif  tumbuh Program pendidikan di sekolah belum sepenuhnya diketahui orang tua/masyarakat Memelihara  keharmonisan komuni- kasi dengan semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 4 Tasikmalaya
Hubungan baik antara sekolah dan masyarakat/orang tua tumbuh harmonis salingmenunjang Hubungan sekolah dengan masyarakat/orang tua masih  bersifat  temporer saat-saat tertentu saja Mengupayakan  semaksimal mungkin untuk memanpaatkan berbagai media komunikasi dengan  orang tua siswa

Wakasek Urusan Sarana dan Prasarana

Semua kegiatan  yang menyangkut  Intra kurikuler maupun kegiatan  extra dan ko kurikuler  sebagai penjabaran dari pelaksanaan kurikulum yang berlaku  dengan tujuan utama menciptakan lingkungan sekolahah  menjadi pusat kebudayaan / masyarakat belajar dalam rangka mewujudkan WAWASAN  WIYATA  MANDALA.. Keberhasilan tujuan tersebut slah satu penunjang untuk mencapai tujuan adalah tersedianya sarana dan prasarana yang memadai sesuai dengan yang dibutuhkan disamping penggunaan dan pemeliharaan yang tepat .

Yang  Diharapkan Kenyataan Pada Umumnya Tindak  Lanjut
Prasaran yaitu tanah  mencukupi  untuk membangun ruang belajar  sejumlah rombongan  belajar,  disamaping kebutuhan ruang penunjang kegiatan lainnya. Prasarana yaitu tanah tidak memungkinkan untuk membangun ruang belajar sejumlah rombongan belajar yang ada a. Menambah ruang belajar dengan biaya swadaya dua tingkat. Baru terwujud 3 lokal lantai I
b.Tahun ajaran 1996/1997 direncanakan membangun 3 ruang belajar pada lantai II
Memiliki master plan Denah  lokasi , belum mencakup rencana jangka panjang Membuat master plan sesuai dengan kondisi sarana yang ada dengan disertai kemungkinan-kemungkinannya untuk pengembangan yang akan datang
Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan satu sheef yaitu pagi hari saja sesuai dengan volume jam pelajaran dalam kurikulum baru Jumlah kelas/ruang belajar belum  seimbang dengan jumlah rombongan balajar, sehingga kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pagi sore Mengusahakan menambah ruang belajar sesuai dengan kondisi lahan yang ada (bangunan dua lantai dengan biaya swadaya )
Biaya untuk pengadaan dan pemeliharaan mencukupi Biaya yang ada baru  mampu membiayai pemeliharaan ringan dan pengadaan sarana  yang terjangkau dengan dana kecil, sesuai kemampuan yang tersedia Pelaksanaannya  dilakukan berdasarkan prioritas sesuai dengan kemampuan dana yang tersedia.
Ada penambahan  prasarana yaitu perluasan tanah Harganya tinggi sehingga tidak terjangkau oleh biaya swadaya / BP3 Diajukan kepada BP3 pada tahapan berikutnya setelah penambahan ruang belajar sejumlah 3 lokal tuntas
Kebutuhan alat-alat untuk menunjang terlaksananya kegiatan KBM sampai dengan kegiatan evaluasinya memadai Kebutuhan sarana alat-alat bantu pelaksanaan proses KBM masih  minim, hal ini disebabkan masih jauh dari memadai biaya yang tersedia Pengadaannya secara berangsur sesuai dengan kemam-puan dana yang tersedia
Sarana  untuk kesejahteraan siswa maupun guru, pegawai memadai Kesejahteraan pegawai, guru  perlu ditingkatkan, terutama dalam bentuk  uang tunjangan kesejahteraan Mengupayakan dana yang tersedia sesuai dengan RAPBS dimanfaatkan semaksimal mungkin sesuai dengan sasa-rannya
Sarana keamanan terjamin Belum  seluruh batas sekolah dibenteng permanen. Masih ada  bagian yang dipagar kawat
Tenaga  pembantu pelaksana pegawai negeri tetapmasih kurang.
Direncanakan dibuat dalam anggaran yang akan datang setelah 3 lokal ruang belajar pada lantai II selesai