You are here:
Home » Berita » Sempurnakan Kemenangan dengan saling memaafkan

Sempurnakan Kemenangan dengan saling memaafkan

August 29, 2011 by  
Posted in: Berita, Event

Assalamualaikum Wr.Wb —– Waktu begitu cepat berlalu, Ramadhan bulan yang penuh barokah,rahmat dan magfirah kini saatnya menuju ke penghujung bulan. Selama 30 hari lamanya kita melaksanakan ibadah puasa, tarawih, mengalami,menggali dan memahami limu-ilmu agama di Pondok Pesantren Sulalatul Huda dan disempurnakan dengan zakat fitrah di akhir Ramadhan.

Alhamdulilah kita semua dapat menikmati dan merasakan indahnya kemenangan di hari nan suci Idul Fitri. Meski Rasululloh dan para sahabatnya menumpahkan kesedihan yang amat dalam sehingga diantara mereka menangis,takut,khawatir kalau-kalau ditahun berikutnyatidak bisa lagi bertemu dengan bulan Ramadhan.

Manusia  merupakan mahluk yang tidak akan pernah luput dari kesalahan dan kealfaan, karena manusia sendiri  bukan malaikat yang senatiasa bertasbih siang malam yang tidak pernah  melakukan sedikitpun kesalahan, Namun manusia akan lebih tinggi derajatnya manakala manusia senantiasa beriman dan bertaqwa kepada Nya.

Kemenangan di hari nan fitri akan lebih terasa sempurna manakala kita saling memaafkan satu sama lain, jangan sampai ada sedikitpun dihati kita sebutir penyakit hati. Penyakit yang menimpa badan seseorang dengan berbagai macamnya tidak lebih berat dari pada penyakit yang menerpa hatinya, karena kerugian yang di timbulkan dari jenis penyakit hati lambat laun akan mengikis keimanan bahkan akan menghambat seseorang untuk masuk surganya Alloh SWT.

Manakala penyakit yang menimpa badan tidak bisa disembuhkan di dunia,maka akan selesai dengan kematian. Sedangkan penyakit hati bila di dunia ini tidak segera di sembuhkan maka akan terbawa ke alam kubur di akhirat nanti. Jika demikian, lalu mengapa kebanyakan manusia  jika badannya terkena penyakit berusaha untuk mengobatinya meski harus menghabiskan harta bendanya, sementara jika hatinya dihinggapi penyakit-penyakit kronis seperti bakhil,sombong,suka pada kemaksiatan dan bermalas-malasan dalam menjalankan ketaatan,jarang yang berusaha menyembuhkannya?…..Hal itu menandakan betapa penyakit hati itu harus selalu diwaspadai.

Melalu moment kemenangan hari raya nan suci ini, marilah kita saling mema’afkan satu sama lain, saling mengintrofeksi kesalahan-kesalahan yang ada pada diri kita, saling menyayangi fakir miskin dan menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia dengan jalan meberikan sebagian harta kita  kepada fakir miskin,musafir, kaum duafa dan orang yang membutuhkannya serta dahuluakanlah meminta ma’af dari pada menunggu ma’af dari orang lain.

Mudah-mudahan, semangat Ramadhan akan selalu ada dan terpelihara walaupun Ramadhan telah berakhir di tahun ini, oleh karena itu marilah kita pelihara nilai-nilai istiqomah dalam iman dan amal sholeh dan semoga amal ibadah kita selama ini diterima di sisi Alloh SWT dan di catat sebagai amal sholeh yang akan kita nikmati di hari yaumilakhir.
Wassalamualaikum Wr.Wb

Ditulis oleh Anggi Saputra siswa kelas XI IPA 2 —- SMAN 4 Tasikmalaya


Tell us what you think

Tell us what you're thinking about this content! Get a personal pic from Gravatar and share your thoughts!