You are here:
Home » Berita » Dirgahayu Indonesia ke- 66

Dirgahayu Indonesia ke- 66

August 16, 2011 by  
Posted in: Berita, Event

Peristiwa yang bersejarah terjadi 66 tahun yang silam, tepatnya pada 17 Agustus 1945. Bangsa indonesia kala itu baru saja memproklamasikan kemerdekaannya, kemerdekaan dari segala bentuk penjajahan.Kemerdekaan yang diraih dengan jiwa dan raga, darah dan pikiran para pahlawan kita terdahulu.

Kini sepatutnya kita sebagai warga negara yang baik merayakan kemerdekaan tersebut dan memaknainya dengan sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Dalam kaitannya dengan kita sebagai guru dan pelajar adalah memaknainya dengan pendidikan.

Kemerdekaan dan pendidikan

Saat ini kemerdekaan yang telah berlangsung selama 66 tahun itu belum sepenuhnya membuat bangsa kita menjadi semakin mandiri. perlu adanya sebuah niat, sebuah kesadaran dari bangsa itu sendiri akan makna dari kemerdekaan zaman sekarang. Memaknai kemerdekaan jaman sekarang tidak seperti memaknai kemerdekaan pada masa penjajahan dulu.

Pendidikan merupakan pondasi utama dari kekuatan bangsa, melalui pendidikan yang baik kita niscaya akan membangun sebuah bangsa dan negara yang baik pula. Bagaimana misalnya komunitas Boedi Oetomo, komunitas Tiga Serangkai mengusung pendidikan sebagai pilar utama dalam meraih kemerdekaan atau membuka akses masyarakat untuk maju.

Akan tetapi masih terdapat pada masyarakat kita yang memandang sebelah mata pendidikan dan proses pendidikannya tersebut. Adapun beberapa hal yang dapat kita lakukan selaku pelaku dalam pendidikan itu adalah :

  • Keluarga : orang tua merupakan tokoh utama dalam membangun karakter anaknya. Maka proses pendidikan yang paling dasar dan paling penting adalah pada lingkup keluarga.Memberikan pendidikan yang baik dari keluarga dapat menghasilkan generasi penerus yang memiliki karakter yang baik pula.
  • Sekolah : setelah keluarga, sekolah memiliki peranan penting dalam membangun karakter anak bangsa serta tempat untuk menimba ilmu. Peran sekolah dalam hal ini adalah memberikan pembelajaran yang sesuai dengan karakter bangsa dan juga sebagai wadah siswa untuk mencari ilmu guna membentuk masa depan.

Disamping dua hal tersebut guru dan siswa sebagai pelaku merupakan tokoh sentral yang membangun pondasi pendidikan bangsa ini. Seyogyanya seorang guru dapat memaknai kemerdekaan ini yakni dengan memberikan pembelajaran sebaik mungkin untuk perserta didiknya, pembelajaran yang sesuai dengan karakter bangsa dan mampu membimbing peserta didiknya untuk dapat menjadi warga negara yang baik. Adapun siswa dapat memaknai kemerdekaan ini dengan menimba ilmu setinggi mungkin, sehingga bangsa kita nantinya akan semakin mandiri dan maju.

“kemerdekaan ialah hak setiap bangsa” tinggal bagaimana kita memaknainya.

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA ke – 66 Jayalah selalu Negeriku.. Merdeka.!!



Tell us what you think

Tell us what you're thinking about this content! Get a personal pic from Gravatar and share your thoughts!