You are here:
Home » Berita » Pembelajaran Berbasis Multimedia

Pembelajaran Berbasis Multimedia

February 23, 2011 by  
Posted in: Berita

Dewasa ini kreativitas dan inovasi guru dalam mengajar sangatlah diperlukan, mengingat Tingkat kemampuan dan minat siswa yang beragam pula. inovasi dalam mengajar akan membuat suasana belajar menjadi berbeda, Menjadi lebih menarik dan memotivasi siswa. salah satu metode pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru adalah model pembelajaran CBI (computer based information)
CBI (Computer Based Instruction) adalah sebuah pembelajaran terprogram yang menggunakan komputer sebagai sarana utama atau alat bantu yang mengkomunikasikan materi kepada siswa. Terkadang orang sering kali menyamakan metode CBI dengan CAI (Computer Assisted Instruction) padahal sebenarnya metode tersebut merupakan 2 buah metode yang berbeda. Perbedaan yang mendasar terdapat pada penggunaan multimedia belajarnya. Pada CAI peran guru tidak semuanya dihilangkan dan komputer hanya beperan sebagai pendamping guru dalam menyampaikan materi, tidak halnya dengan CBI pada CBI kompter menjadi pusat pembelajaran (center of learning) dimana siswa berperan lebih aktif dalam mempelajari suatu materi dengan media utama komputer. Dalam hal ini materi pengajaran disusun secara sistematis dan dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman, perangkat lunak atau software Animasi (seperti flash dll.) Pemrograman materi pembelajaran tersebut meliputi penyampaian informasi, pemberian contoh soal, tugas-tugas dan soal-soal latihan.

Penggunaaan CBI dalam kegiatan belajar mengajar dapat dibuat dalam berbagai bentuk dan model. Bower and Hilgard(Arifin, 2007:. 34) membagi dalam tiga model pembelajaran yaitu : Tutorial, drill-practice procedure, mensimulasikan problem-problem actual, eksperimen tanpa menggunakan alat dan bahan.

Seperti halnya CAI , CBI juga memiliki beberapa model yang sama yakni : model tutorial, model drill and practise, model simulasi dan model instructional games. diantara 4 model tersebut model yang paling cocok dengan pengertian CBI (yang menggunakan komputer sebagai pusat pembelajaran) saya rasa ada 2, yakni model tutorial dan model instructional games. Mengapa saya bilang paling cocok? karena pada kenyataannya penggunaan 2 model tersebut tidaklah memerlukan seorang tutor (guru) dalam pelaksanaannya yang mana tidak berlaku untuk model pembelajaran CAI. Berikut beberapa penjelasan tentang model Tutorial dan Model Instructional games pada metode pembelajaran CBI.

Model tutorial

Model tutorial CBI merupakan suatu program komputer yang pola dasarnya mengikuti pengajaran berprogram tipe bercabang di mana informasi atau mata pelajaran disajikan dalam unit-unit kecil, lalu disusul dengan pertanyaan. Respons siswa dianalisis oleh komputer (diperbandingkan dengan jawaban yang diintegrasikan oleh pembuat program), dan umpan baliknya yang benar diberikan.

Tutorial dalam program pembelajaran dengan bantuan komputer ditujukan sebagai pengganti manusia yang proses pembelajarannya diberikan lewat teks atau grafik pada layar yang menyediakan poin-poin pertanyaan atau permasalahan, jika respon siswa benar, komputer akan bergerak pada pembelajaran berikutnya, jika respon siswa salah komputer akan mengulangi pembelajaran sebelumnya atau bergerak pada salah satu bagian tertentu. Adapun tahapan pembelajaran dengan bantuan komputer model tutorial adalah sebagai berikut:

1) Pengenalan
2) Penyajian informasi/materi
3) Pertanyaan dan respon-respon jawaban
4) Penilaian respon
5) Pemberian balikan respon
6) Pengulangan
7) Segment pengaturan pelajaran
8) Penutup

Tujuan dari pembelajaran melalui CBI model tutorial ini adalah untuk memberikan “kepuasan” atau pemahaman secara tuntas (Mastery) kepada siswa mengenai materi atau bahan pelajaran yang sedang dipelajarinya.

Model Instructional Games

Model Instructional Games merupakan salah satu bentuk model dalam pembelajaran berbasis komputer, yang didesain untuk membangkitkan motivasi pada siswa sehingga dapat meningkatkan kemungkinan tersimpannya lebih lama konsep, pengetahuan ataupun keterampilan yang diharapkan dapat mereka peroleh dari permainan tersebut. Tujuan dari Instructional games adalah untuk menyediakan suasana (lingkungan) yang memberikan fasilitas belajar yang menambah kemampuan siswa. Instructional games tidak perlu menirukan realita namun dapat memiliki karakter yang menyediakan tantangan yang menyenangkan bagi siswa. Definisi Instructional games dapat terlihat dengan mengenali contoh-contoh permainan yang ada, seperti: Decimal art, How the west was on, Ordeal of hang man, Rocky boots, Archaeology searh, Phizquis, Four Letter words, dan sebagainya. Keseluruhan permainan instruksional ini memiliki komponen dasar sebagai pembangkit motivasi dengan memunculkan cara berkompetisi untuk mencapai sesuatu.

Penulis : indra nugraha, S.Pd. guru mata pelajaran TIK SMAN 4 Tasikmalaya

(sumber : bahan skripsi dan web penulis)


Tell us what you think

Tell us what you're thinking about this content! Get a personal pic from Gravatar and share your thoughts!